Foto Bersama Kadis Pendidikan Kepri
Dalam kompetisi tersebut, Paskibra SMAN 23 Batam berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya:
Juara Umum Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau
Juara Bergilir LBB
Juara Umum Best of The Best Pasukan
Juara Umum Best Suporter
Juara Utama 1 Best Suporter
Champion Battle Variasi
Juara Utama 2 PBB
Juara Harapan 1 Vaformus
Best PBB 2
Best Danpas 2
Best Kostum 3
Best Dinamika 3
Pembinaan dan Konsistensi Menjadi Kunci
Pembina Paskibra SMAN 23 Batam, Megawati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian yang diraih para siswa.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari semangat, konsistensi, dan komitmen seluruh anggota tim dalam menjalani proses latihan hingga mengikuti perlombaan.
“Dalam kegiatan ini kami dari SMAN 23 Batam mendapatkan juara. Ini sangat luar biasa. Dengan semangat, konsisten dan komitmen para siswa sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud,” ujar Megawati.
Hal senada disampaikan pelatih Paskibra SMAN 23 Batam, Devi Nurmala Sari. Ia mengatakan, pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Para siswa telah menjalani proses latihan selama kurang lebih tiga bulan sebelum mengikuti kompetisi.
Devi mengapresiasi kerja keras dan semangat seluruh anggota tim selama menjalani latihan. Dukungan dari pihak sekolah, khususnya kepala sekolah, juga dinilai menjadi bagian penting dalam keberhasilan tersebut.
“Proses dan perjuangan dalam mengajarkan para siswa ini membutuhkan waktu tiga bulan sebelum event dilaksanakan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan semangat tim serta dukungan Kepala Sekolah sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai dengan baik,” ungkap Devi.
Siswa Apresiasi Dukungan Sekolah
Salah satu anggota tim, Alex Barox, menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungan kepada Paskibra SMAN 23 Batam hingga mampu meraih berbagai prestasi dalam kompetisi tersebut.
Ia berharap keberhasilan yang diraih saat ini dapat menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan prestasi Paskibra SMAN 23 Batam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendukung kami hingga meraih prestasi ini. Harapannya, ke depan generasi selanjutnya dapat membawa prestasi yang sama,” kata Alex.
Hal serupa disampaikan Darel Agustin, siswa yang turut mengikuti kompetisi. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah, pembina dan pelatih yang telah mendampingi serta memberikan dukungan selama proses persiapan hingga perlombaan.
“Terima kasih kepada Kepala Sekolah, pembina dan pelatih. Semoga SMA Negeri 23 Batam tetap meraih prestasi pada adik-adik selanjutnya,” ujar Darel.
Kepala Sekolah: Prestasi Adalah Hasil Disiplin dan Kerja Keras
Kepala SMAN 23 Batam, Sarimin Adang, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih tim Paskibra sekolahnya dalam ajang Hardaprana Competition dan Elite Drill Championship.
Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut bukan sekadar tentang piala yang berhasil dibawa pulang, tetapi merupakan hasil dari proses pembinaan yang menanamkan nilai disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kekompakan, mental yang kuat dan kepemimpinan kepada para peserta didik.
“Prestasi ini adalah hasil dari disiplin, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Sarimin Adang.
Menurutnya, Paskibra merupakan salah satu wadah pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Melalui latihan baris-berbaris, kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan dan tanggung jawab terhadap tim, siswa belajar bahwa sebuah prestasi tidak dapat dicapai secara instan.
Dibutuhkan ketekunan, konsistensi, pengorbanan waktu, kerja sama serta semangat untuk terus melakukan perbaikan.
Sarimin juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibra SMAN 23 Batam yang telah berjuang dengan penuh dedikasi. Apresiasi turut disampaikan kepada pelatih, pembina, guru pendamping, wali kelas, orang tua dan seluruh keluarga besar SMAN 23 Batam yang telah memberikan dukungan.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMAN 23 Batam untuk terus mengembangkan potensi masing-masing.
“Prestasi di bidang Paskibra harus berjalan seiring dengan prestasi akademik, akhlak, keterampilan dan kepedulian sosial,” jelasnya.
Piala Sebagai Simbol dari Sebuah Proses
Sarimin menambahkan, bagi SMAN 23 Batam, piala bukanlah tujuan akhir, melainkan simbol dari sebuah proses panjang yang telah dilalui para siswa.
Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana pembinaan Paskibra mampu membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, percaya diri, mampu bekerja sama dan memiliki semangat untuk memberikan yang terbaik bagi sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.
Prestasi tersebut juga sejalan dengan visi SMAN 23 Batam untuk mewujudkan peserta didik yang Beriman, Cerdas, Terampil dan Mandiri (BESTARI) serta berwawasan global.
“Kami berharap prestasi ini tidak menjadi titik akhir, tetapi menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas pembinaan Paskibra SMAN 23 Batam pada kompetisi-kompetisi berikutnya,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan yang diraih para siswa merupakan hasil kerja bersama antara peserta didik, pembina, pelatih, sekolah, orang tua dan seluruh pihak yang memberikan dukungan.
“Juara bukan sekadar tentang siapa yang membawa pulang piala, tetapi tentang siapa yang mampu menunjukkan proses, disiplin, kerja sama, dan karakter terbaik dalam perjuangan.”
Sarimin Adang, S.Pd.
Kepala SMAN 23 Batam
Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau