DPD LLMB Kota Batam Kutuk Keras Dugaan Penistaan Agama oleh Pemilik Karaoke Paradise Bandungan
Red. SPM | 02 November 2025 | Dibaca 350 kali | OPERATOR 1

DPD LLMB Kota Batam Kutuk Keras Dugaan Penistaan Agama oleh Pemilik Karaoke Paradise Bandungan


sinarpersmedia.pro, Semarang, 2 November 2025 — Panglima Tengah DPD Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) Kota Batam, Datuk Hasbullah, menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan tindakan penistaan agama yang dilakukan oleh pemilik Kafe Karaoke Paradise di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Pesona alam Bandungan yang selama ini dikenal sebagai kawasan wisata sejuk dan religius kini diguncang oleh badai kontroversi. Seorang pemilik kafe karaoke berinisial IBO (nama samaran) diduga melakukan penghinaan terhadap agama Islam dalam sebuah insiden yang terjadi pada 22 Oktober 2025 di Jalan Kendalisodo, Bandungan.

Berdasarkan laporan yang diterima media, insiden bermula dari perselisihan antara IBO dengan seorang pelanggan Muslim. Dalam perdebatan tersebut, pelaku diduga melontarkan kata-kata kasar yang bernada penghinaan terhadap Islam, serta ucapan yang dianggap melecehkan peringatan Hari Santri Nasional. Ucapan tersebut memicu kemarahan masyarakat dan dengan cepat menyebar luas melalui media sosial.

Menanggapi hal itu, Datuk Hasbullah menyatakan bahwa tindakan seperti ini tidak bisa dibiarkan karena telah melukai hati umat Islam dan berpotensi memecah belah kerukunan antarumat beragama.

“Kami dari DPD LLMB Kota Batam mengutuk keras tindakan yang diduga menistakan agama Islam. Perbuatan ini sangat tidak pantas dan telah menyinggung perasaan umat Islam se-Indonesia. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera memproses kasus ini secara adil dan transparan,” tegas Datuk Hasbullah dalam keterangan resminya.

Beliau juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta tetap mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada pihak berwenang.

“Kami menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Namun kami juga menuntut aparat kepolisian agar bertindak cepat dan tegas, karena persoalan ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tambahnya.

LLMB sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat Melayu dan Islam menegaskan komitmennya untuk terus membela kehormatan umat serta menjaga kerukunan dan moral bangsa.

“Kami tidak akan tinggal diam bila agama dilecehkan. Tapi perjuangan kami tetap dalam koridor hukum dan martabat adat Melayu yang santun namun tegas,” tutup Datuk Hasbullah.

BAGIKAN :



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin